- Rectangular Tower atau Tower 4 Kaki
Tower ini berbentuk segi empat dengan empat kaki. Tower jenis 4 kaki sangat jarang sekali dijumpai roboh karena tower jenis ini memiliki kekuatan tiang panjang serta sudah dipertimbangkan konstruksinya. Tower dengan jenis 4 kaki ini memiliki ketinggian sekitar 42 M dan mampu menampung banyak antenna dan radio. Harga tipe ini sangat mahal, yakni sekitar 650 juta sampai 1 milyar rupiah, namun kuat dan mampu menampung banyak antenna dan radio. Tipe tower ini banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan bisnis telekomunikasi dan informatika yang bonafid (Telkom, Indosat, XL, dll). Contoh : Lattice Tower, Mini Tower.
- Triangle Tower atau Tower 3 Kaki
Menara segitiga lebih ringan sehingga menghemat biaya pengangkutan/pembuatan ketimbang menara empat kaki, dan dibangun dengan potongan yang lebih sedikit. Menara segitiga jauh lebih aerodinamis dan karenanya memiliki hambatan angin yang lebih rendah.
Menara segitiga hanya membutuhkan 3 pondasi tower berbentuk segi tiga, disarankan untuk memakai besi dengan diameter 2 cm ke atas. Beberapa kejadian robohnya tower jenis ini karena memakai besi dengan diameter di bawah 2 cm. Ketinggian maksimal tower jenis ini yang direkomendasi adalah 60 meter. Ketinggian rata-rata adalah 40 meter. Lapisan panel lapis baja digunakan sebagai dinding luar dan panel atas tempat penampungan antenna, dengan baut ekspansi yang berkekuatan tinggi dapat digunakan pada dasar beton untuk menghubungkan ke tanah.
Towerjenis ini disusun atas beberapa stage (potongan). 1 stage ada yang 4 meter namun ada yang 5 meter. Makin pendek stage maka makin kokoh, namun biaya pembuatannya makin tinggi, karena setiap stage membutuhkan tali pancang/spanner. Jarak patok spanner dengan tower minimal 8 meter. Makin panjang makin baik, karena ikatannya makin kokoh, sehingga tali penguat tersebut tidak makin meruncing di tower bagian atas. Contoh : Lattice Tower, Mini Tower.
- Pole atau Tower 1 kaki
Tower jenis berupa tiang pancang dengan satu kaki. Tower ini di bagi menjadi 2 macam, Pertama tower yang terbuat dari pipa atau plat baja tanpa spanner, diameter antara 40 cm s/d 50 cm, tinggi mencapai 42 meter, yang dikenal dengan nama monopole.
Tower Kedua lebih cenderung untuk dipakai secara personal. Tinggi tower pipa ini sangat disarankan tidak melebihi 20 meter (lebih dari itu akan melengkung). Teknis penguatannya dengan spanner. Kekuatan pipa sangat bertumpu pada spanner.
Sekalipun masih mampu menerima sinyal koneksi, namun tower jenis ini tidak direkomedasi untuk penerima sinyal informatika (internet dan intranet) yang stabil, karena jenis ini mudah bergoyang dan akan mengganggu sistem koneksi datanya, sehingga komputer akan mencari data secara terus menerus (searching). Tower ini bisa dibangun pada areal yang dekat dengan pusat transmisi / NOC = Network Operation Systems dan tidak memiliki angin kencang, serta benar-benar diproyeksikan dalam rangka emergency biaya. Contoh : Monopole Tower.



No comments:
Post a Comment